Perjanjian Perdagangan Bebas Uni Eropa-Vietnam

Perjanjian Perdagangan Bebas, Vietnam dan Uni Eropa (EVFTA) mulai berlaku pada 1 Agustus 2012, membuka jalan bagi peningkatan perdagangan antara Uni Eropa dan Vietnam.

EVFTA adalah sebuah perjanjian yang menyediakan hampir 99 persen penghapusan bea masuk antara Uni Eropa dan Vietnam. Sesuai dengan lembaga Perencanaan dan Investasi (MPI), EVFTA diharapkan dapat membantu meningkatkan PDB Vietnam sebesar 4,6 persen dan ekspornya ke UE sebesar 42,7 persen pada tahun 2025 yang akan datang. Sementara Komisi Eropa memperkirakan PDB UE akan meningkat sebesar US $ 29,5 miliar pada tahun 2035 yang akan datang.

65% dari bea ekspor UE ke Vietnam telah dihapuskan setelah berlakunya Perjanjian tersebut, sisanya akan dihapuskan secara bertahap dalam sepuluh tahun. Bea masuk UE atas impor dari Vietnam akan dihapuskan dalam tujuh tahun.

• semua mesin dan peralatan bebas dari tarif pajak sejak Perjanjian diberlakukan, dan sisanya dalam lima tahun kedepan. Biaya saat ini mencapai 35%.

• Suku cadang mobil akan bebas pajak dalam tujuh tahun (saat ini mncapai 32%).

• Setengah dari ekspor farmasi UE bebas bea masuk, sejak berlakunya Perjanjian tersebut, dan sisanya akan bebas bea masuk dalam tujuh tahun (bea saat ini hingga 8%).

• Bea masuk yang diterapkan untuk semua ekspor produk tekstil telah dihapuskan sejak berlakunya Perjanjian tersebut.

• Sekitar 70% dari ekspor bahan kimia UE bebas bea masuk pada saat Perjanjian diberlakukan dan sisanya akan menyusul setelah tiga, lima atau tujuh tahun kedepan, sebagaimana mestinya (biaya saat ini mencapai 25%).

• Wine dan minuman beralkohol akan sepenuhnya bebas pajak hingga tujuh tahun (saat ini pajak masing-masing 50% dan 48%)

Related Article:  Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan Indonesia (UU HPP)

• Daging babi beku akan bebas bea masuk hingga tujuh tahun, daging sapi akan bebas bea hingga tiga tahun, produk susu akan bebas bea hingga maksimal lima tahun dan olahan makanan akan bebas bea hingga satu tahun,

maksimal tujuh tahun.

MENGURANGI HAMBATAN NON TARIF KE EKSPOR EROPA

UE dan Vietnam telah sepakat untuk memperkuat disiplin Perjanjian WTO tentang Penghalang Teknis Perdagangan (TBT).

Perjanjian tersebut juga berisi bab yang membahas Sanitary and Phytosanitary Measures (SPS), yang secara khusus ditujukan untuk memfasilitasi perdagangan produk tumbuhan dan hewan, di mana para pihak menyepakati beberapa prinsip penting seperti regionalisasi dan pengakuan UE sebagai satu kesatuan.

Ketentuan ini akan memfasilitasi akses ke pasar Vietnam bagi perusahaan UE yang memproduksi berbagai macam produk, termasuk peralatan rumah tangga, teknologi informasi, makanan dan minuman.

PERLINDUNGAN MELALUI TARIF KUOTA

Hanya beberapa produk pertanian sensitif yang tidak akan sepenuhnya diliberalisasi, UE telah membatasi ekspor Vietnam melalui kuota tarif (TRQs): Beras, Jagung manis, Bawang putih, Jamur, Gula dan produk dengan kandungan gula tinggi, pati Singkong, Surimi, Tuna kaleng.

Aspek berbeda dari EVFTA adalah fokusnya yang kuat pada perdagangan berkelanjutan dan visi bersama tentang ketenagakerjaan, tanggung jawab sosial perusahaan, dan pelestarian lingkungan. Nilai-nilai ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan daya saing bisnis Eropa dan Vietnam.

Untuk mengetahui cara investasi yang lebih lengkap silahkan hubungi Double M :  email info@double-m.co Telepon +62 21 2789 9882